Fine... ada saatnya seseorang butuh romance. Apa yang bisa menggairahkan sebuah hubungan tanpa adanya romance atau sebuah kehangatan. Dan saya adalah salah satu orang yang sudah lupa apa itu romance.. apa itu romantis? dalam beberapa kasus... romatis memiliki versi masing-masing tergantung dari karakter orang. Bahkan ada yang menyatakan bahwa dirinya tidak romantis. Saya tidak percaya dengan pengakuan ini, kenapa? karena sikap romatisme itu adalah bersumber dari niat.
Niat untuk membuat sebuah hal kecil ini menjadi berkesan, dan apa hasil atau harapannya? hanya ingin membuat seseorang bahagia dengan romansa yang kita buat. Percayalah, ketika kamu adalah seseorang yang mengungkapkan bahwa kamu tidak romantis, ada suatu kemalasan tertentu yang membuat kamu menjadi tidak romatis, karena menurut saya romatis itu dapat kita lakukan, tanpa kita harus belajar ilmu khusus. Yap,, tergantung dari niat.
Beberapa diantaranya, karena menjalin hubungan terlalu lama, bahkan pasangan jenis ini memanfaatkan semuanya dengan istilah "kebiasaan" apapun yang kami lakukan itulah kebiasaan, karena biasa kami jadi lupa apa itu romantis. Bahkan karena saking terbiasa, saya sangat menginginkan moment tersebut
nunggu pengunjung sebelah pulang, ceritanya bangku mereka ada colokan listrik (buat nge-charge laptop)
![]() |
| nunggu kursi sebelah kosong |
Sekarang ini, saya sedang berada di KFC Setiabudi, Banyumanik Semarang. Ceritanya sedang menyelesaikan tugas untuk buku panduan Sakramen Pernikahan untuk teman kakak. Selepas itu memanfaatkan wifi gratis hehe (ngeblog, fb-an dan googling) Saat ini saya sedang menghabiskan waktu dengan Kris, dan sebenarnya kami sibuk dengan laptop masing-masing dan sesekali bicara bertukar informasi. Yup dia dengan pekerjaannya dan saya membantunya sambil browsing-bloging-chatting.
![]() |
| we made a book for catholic wedding |
Entahlah, apa yang sebenarnya kami rasakan saat ini, tapi kami sekarang tak lagi seperti kami yang dulu. Mengisi kebersamaan dengan banyak cerita sehari-hari, bercanda dan membicarakan kesenangan. Kali ini kami sering diam, jika ada topik pun tak jauh dari tema pundi-pundi keungan dan cita-cita kami. Tak seperti pasangan disekitar kami yang terdengar asyik saling bercerita, senda gurau dan bahkan ada yang bermesraan di tempat seperti ini. Kami? yap.. kami diam sambil mengetik-ketik sesuatu, membuat sesuatu di laptop dan sesekali bicara. Oh well.. we growing old. Tapi jika di ingat-ingat semua frase yang tengah dialami orang-orang disekitar saya, sudah pernah kami alami.
Mungkin memang sedang masa ini untuk hubungan kami, dan quality time kami akan lebih sering di isi dengan pembahasan cita-cita, visi-misi masa depan dan rencana-rencana. Mungkin saat sekarang saya memang krisis romance, namun akan ada banyak cara menikmati kebersamaan kami yang terbilang monoton untuk sebagian orang (dan bagi saya awalnya) tapi setelah dinikmati rasanya ini kebutuhan heheh... Mungkin saya akan dapatkan romance saya ketika kami berlibur atau sekedar ke pasar burung untuk melihat-lihat kucing.
![]() |
| he spent about six of cigarette |



Komentar
Posting Komentar