Pulang.. kembali kepada asal
Ketika pulang adalah menjadi pilihan terakhir, dan pulang adalah satu frase akhir manusia. seseorang perlu pulang ketika ia berada di luar. Rumah yang disediakan di dunia begitu banyak tapi tak semua orang memiliki, namun setiap orang sudah dibuatkan rumah oleh Tuhan.
Rumah Tuhan adalah rumah paling mewah di antara rumah yang ditawarkan, ketika saya mengingat rumah Tuhan..saya mengingat betapa kecilnya saya, sudah pantaskah saya menghuni rumah Tuhan? Betapa kasih Tuhan luar biasa, kita sudah pasti dijamin olehNya memiliki rumah yang dapat kita nikmati sesuai keinginan kita.. selagi masih memiliki sisa-sisa waktu sebelum pulang, kita diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk menabung sebanyak-banyaknya. Harta yang akan kekal abadi ketika kita pulang. Di dunia ini segala aktifitas akan selalu di awali dari rumah dan berakhir di rumah. Apa kalian memiliki arti rumah? Saya rindu rumah, saya ingin pulang meskipun saya harus pergi lagi besok.
![]() |
| home |
Rumah akan menjadi sangat berharga ketika kamu menemukan kehangatan di dalamnya, kehangatan di dalam rumah dapat di capai jika terjadi kehidupan yang harmonis. Apa kalian tahu? bagaimana cara membangun sebuah keharmonisan? saya meyakini hanya ada 1 cara, yaitu komunikasi yang baik. Komunikasi apapun bentuknya sangat memiliki peran penting untuk mencapai kehidupan sosial yang baik.
Kata pulang akan selalu dirindukan jika kamu memiliki rasa nyaman di rumah. Saya juga rindu pulang, saya ingin pulang ke Semarang meskipun sebenarnya saya tidak begitu merindukan siapapun. Saya memiliki komunikasi yang baik, hanya saja saya rindu pulang karena banyak hal yang ingin saya lakukan. Saya ingin menciptakan rumah saya sendiri yang ingin setiap hari saya pulangi, atau siapapun yang ingin pulang ke rumah saya. Saat post ini di-publish, saya masih berada di Yogyakarta dan masih melalui proses training pekerjaan.
![]() |
| event you homeless |
Jika saya menghenti sejenak mencari Tuhan, apakah saya masih boleh meminta kepadaNYA? Saya tahu Tuhan sangat mencintai saya, Tuhan dengarkanlah ribuan doaku padaMU.. saya ingin sekali mewujudkan masa depan dengan membangun sebuah rumah, yang bisa saya pulangi setiap saat, yang bisa saya jadikan tempat memahamimu dengan tenang. Sediakah Kau menghendaki harapanku agar aku bisa pulang, sebelum pulang secara abadi ke pelukanMU?
Terimakasih Tuhan, bahkan saya diberikan kesempatan untuk menuliskan harapanku melalui postingan ini, Tuhan aku yakin Kau akan melihatku jatuh, menangis, mencoba lagi, sesekali marah, sesekali curang, gembira, bersalah, dan bersyukur dalam namaMU. Semoga saja aku selalu dapat menyempurnakan doa-doaku, amal ibadahku, dan rasa syukurku kepadaMU wahai maha pengasih.
Setiap manusia akan selalu merindukan kepulangannya, entah mereka keluar dari rumah mereka secara baik atau buruk, namun mereka akan selalu merindukan saat kepulangan mereka dengan membawa sebuah pembuktian, tangan kosong, ketakutan, atau harapan baru. Saya adalah seorang yang ingin pulang dengan harapan baru. Apapun alasan kalian.. kembalilah pulang kepada orang-orang yang mengasihimu, sebab kepulanganmu itu hanya sementara sebelum kau benar-benar pulang kepadaNYA.


Komentar
Posting Komentar