Beberapa hari lalu.. saya pulang ke Semarang dan violaaa ada gejala sakit di tulang belakang dan lambung.. tepatnya hari minggu sore. Waktu itu saya kira hanya masuk angin biasa.. terjadilah pengobatan tradisional
"kerok.an" hehe... sebelum dikerok ibu saya menemukan memar-memar di punggung, ternyata di paha dan kaki juga ada... dan bagian-bagian lain.. huhu kekurangan zat besi atau badan saya di makan setan (kaya di film
THE CONJURING)
 |
| memar di kaki |
 |
| kaki kanan |
Dengan pertimbangan orang tua mixing dengan asumsi orang jawa (termasuk saya) telah diptuskan bahwa saya dikerokin, huhu sampai merah gosong seluruh badan saya,setelahnya rasanya nyeri badan saya. Malemnya badan demam tinggi dan
nyeri lambung, finally we going to RS Banyumanik dan vonis dokter adalah
gejala tiffus. I'm not ready for this!! saya berusaha mengelak dengan
vonis tersebut dan dokter memberikan beberapa obat kepada saya...
setelah saya minum tidak ada perubahan, ayah saya langsung membawa saya
ke Dokter Atika, antre nya lumayan juga,, setelah giliran saya dokter
hanya menyampaikan saya butuh istirahat, kembali obatpun diselipkan
kepada saya, banyak sekali obat yang nantinya akan memperburuk keadaan
di masa yang akan datang.
 |
| pertolongan pertama |
 |
| pengobatan tradisional |
Review saja, sejujurnya sejak kedatangan saya di Yogya saya punya masalah dengan emosional.. banyak hal baru disini, termasuk hidup sendiri. Penyakit yang paling berbahaya adalah pikiran, dari banyak pikiran akan timbul stress dan muncul berbagai penyakit efek stress. Saya sendiri memiliki efek gangguan epidermis kalau sedang stress, semacam timbul reaksi alergi dan kata dokter tidak bisa disembuh kecuali pola kontrol emosional dan pengendalian stress.. oh God.. karena itulah kadang saya melakukan hal-hal absurd penghilang stress (versi saya). Gejala saya sakit adalah ketika saya merasa homesick, kemudian saya tegang di bagian-bagian tubuh, terkesan tidak bisa menikmati kehidupan saya, kemudian timbul nyeri pada sekujur tubuh dan perasaan lelah luar biasa. Ketika tubuh mulai merasakan hal-hal yang tak biasanya, ada baiknya kita berhenti sejenak untuk mengingat apa yang salah, apa yang membuat lelah, apa yang kita butuhkan untuk menjaga keseimbangan tubuh kita. Ketimbang terlambat? ketimbang kalian harus ke dokter? dan harus memenuhi tubuh kalian dengan obat-obatan?
 |
| obat dari dr Atika |
 |
| Obat dari RS Banyumanik |
Tuhan selalu mengingatkan kita dengan menimbulkan gejala-gejala kecil, namun manusia selalu saja sombong dengan peringatan kecil Tuhan, hingga akhirnya keterlambatan dalam mengindahkan peringatan Tuhan inilah yang disesali bahkan kadang bagi mereka yang tak sadar bahkan bertanya-tanya apa salah mereka sehingga diberikan sakit seperti ini, dan lain sebagainya.
Penyesalan akan hadir ketika semua sudah terlambat, seandainya kamu adalah sosok yang gila kerja dengan ambisi materi lebih atau reputasi, semua tidak akan ada gunanya jika kamu sakit, semua materi yang kamu kumpulkan hanya untuk berobat atau waktu yang seharusnya bisa kamu gunakan dengan suka cita, hanya bisa kalian nikmati dengan rasa sakit, sedih dan pahit ketika harus meminum beberapa obat. Ketahuilah Tuhan begitu menyayangi kita, ketika kita diberikan satu tanda kecil dimana kita harus beristirahat, berhentilah dan istirahat. Tuhan tidak serta-merta menjatuhkan sakit kepada kita sekaligus, tapi Ia memberikan semula tanda kecil apakah kita tahu apa yang Ia sampaikan, kemudian diberikan kita peringatan agak keras dan kebanyakan dari kita sok kuat dengan berkilah, "aah... tidak apa-apa CUMA flue" dan sebagainya, dari hal sepele yang diberikan kepada kita adalah wujud kasih Tuhan, namun manusia seringkali sombong dan terkesan menantang kepada peringatan kecil Tuhan.
Komentar
Posting Komentar