Langsung ke konten utama

Short Story Turn of 24 (my age)

Selamat Ulang Tahun Indah... (late post)

Begitu ucapan dari orang-orang terkasih pada hari ini, dipenuhi dengan doa-doa yang begitu baiknya mereka ucapkan dan kirimkan ke Facebook saya. Dalam perjalanan saya, sejak tanggal 7 April 2013 hingga kini bertemu lagi dengan April tanggal 7 di tahun 2014, saya mengalami hari, masa, perjuangan, perjalanan dan percobaan. Sepenilaian saya perjalanan ini terasa lebih menantang dan... mungkin ada beberapa kekonyolan terjadi, dan yang lebih menonjol dari segalanya adalah saya kini lebih dewasa dan ada beberapa hal yang hilang, adapula yang baru. Mungkin bagi kalian pembaca blog saya, telah menunggu-nunggu postingan saya yaa,,, hehehe baru sempat nge-post karena kemaren begitu padatnya dengan pesanan souvenir, saya hanya ingin merangkum beberapa perjalanan saya.

1. Pada bulan Maret tanggal 31, Kris memberikan saya sebuah kado istimewa.... Kucing betina dengan jenis persian tiffany betina, Lulu (RIP). Saat dia tiba di rumah, tubuhnya masih kecil dan kurus usianya kurang lebih 2-3bulan, dia sangat aktif bahkan hyperaktif. Saya sangat menyayanginya, kebiasaan Lulu setiap pagi adalah membonceng belakang naik motor. ( Saya selalu mengeluarkan motor untuk di panasi sebelum saya kendarai ke kantor, Lulu begitu senang duduk di jok motor ketika saya mengeluarkan motor bahkan saya mengendarai motor bersama Lulu memboceng di belakang) Lulu senang sekali bermain dengan ayam-ayam peliharaan bapak saya, selain aktif Lulu juga gadis yang pemberani. Dia sering mengejar anjing tetangga yang lewat di pekarangan rumah.



her first bathing

after bathing

last picture before she gone
Saya harus merelakan dia pergi pada tanggal 16 September 2013, Lulu meninggal di rumah Kris.. mungkin stress dan bosan, karena disana dia tak bisa bermain dengan ayam-ayam bapak atau mengejar anjing tetangga, saya begitu terpukul dan marah kepada Kris selama kurang lebih satu minggu. Makam Lulu di pekarangan rumah Mas Andi (sahabat saya), saya tak tega melihat makamnya jika berada di sekitar saya. Jujur saja, waktu kejadian hati saya sangat hancur dan marah. Tapi mungkin itulah kuasa Tuhan, rasa berdosa saya, kenapa saya harus menitipkan Lulu, Kris meminta maaf dan berjanji untuk mengadopsi kucing baru untuk saya, tapi saya menolak, karena mungkin saya belum siap.
2. Saya mengalami percobaan dari Tuhan yang sangat luar biasa, menguji kesabaran dan keikhlasan saya dalam perjalanan berkomitmen dengan pasangan saya ( this is the hard ones). Rasanya inilah hal tersulit.. peristiwanya terjadi sekitar bulan Mei, Juni, Juli. Inilah lagi-lagi wujud cinta kasih Tuhan, Ia mendekatkan apa yang baik dan tepat, Ia juga menjauhkan apa yang buruk dan tak tepat. Tangannya tak pernah terlambat, tak pula tergesa. Saya hanya ingin mengingatkan bahwa hukum karma berlaku, dan nikmati ketika Tuhan memberikan ujian (dalam hal asmara) terimalah, ikhlas dan selalu doakan mereka yang menyakiti kita. Sebagai seseorang perempuan yang sudah membina hubungan pacaran terbilang lama, tidak memungkiri bahwa rasa bosan pasti ada terhadap pasangan, namun bagaimana cara kita untuk menyikapi rasa bosan itu, apakah ingin berpaling atau tetap tinggal dan melakukan sebuah tindakan yang membuat hubungan menjadi lebih baik dan seru. Jika rasa bosan dalam hal pacaran datang, dan kamu menyerah dengan cara berpaling atau memiliki niat untuk bermain api, bagaimana kamu siap untuk menjalin sebuah hubungan berkualitas? bagaimana kamu belajar menjadi seseorang yang berkomitmen? bagaimana kamu bisa belajar menjadi probadi yang bertanggung jawab? Well, semua adalah pilihan dan saya memilih untuk bertahan, mungkin sebagian orang menilai saya ini bodoh, namun saya bertahan dengan keikhlasan dan ketulusan saya dalam mengasihi. Tuhan memberikan jawaban kepada saya, dan sejauh ini saya menilai inilah jawaban terbaik.
salah seorang teman

terimakasih
Terimakasih Tuhan, berkat ujian-Mu, saya bisa lebih mengenal pasangan saya, dan mengenal mereka yang kini juga berteman denganku.

3. Saya merubah penampilan saya, dengan mengobati bentuk gigi dengan memutuskan mengikuti prosuedur orthodontic untuk merapihkan gigi saya, percayalah ini sakit dan menyiksa.
4. Dalam karier, saya melewati frase menjadi karyawan barang ilegal (serem yah...) yaa,, saya jualan repeater, atau lebih dikenal dengan alat penguat sinyal. Bermula sebagai karyawan part time sebagai ticketing pesawat, lalu dengan terpaksa terjun di dunia marketing. Dan produk yang saya jual adalah satu diantaranya ilegal..

5. Saya begadang mengerjakan skripsi
6. ....dan akhirnya saya wisuda hehehhe




7. Pada bulan januari 2014, saya memutuskan resign di salah satu perusahaan swasta yang bergerak di bidang alat pelacak kendaraan dan repeater. Setelah sebelumnya saya part time sebagai ticketing. Saya sangat menikmati pekerjaan saya, bahkan saya berkesempatan menikmati hasil ilmu saya sebagi ticketing, mewujudkan impian kami untuk merayakan moment spesial saya dan Kris, berlibur ke Bali bersama Kris dan teman-teman saya
GWK, me and Kris
4 days wasn't enough
Dari kecintaan saya dengan pekerjaan ticketing saya, saya tiba-tiba diberikan tantangan sebagai marketing GPS dan alat penguat sinyal (repeater). Sungguh suatu tantangan yang cukup menguras energy. Selama 2bulan, saya sudah berhasil goal project seniali 40jt, saya merasa bisa dan ada kepuasan tersendiri. Tapi lama-lama kebijakan pimpinan yang semakin ngelunjak, saya memutuskan untuk resign karena saya rasa, apa yang saya berikan tidak setimpal dengan apa yang saya terima. Dalam perjalanan saya, saya memiliki team yang selalu mendukung. Mereka tak hanya rekan kerja, team, teman kantor, mereka bahkan keluarga saya. Saya masih memiliki hubungan yang sangat baik dengan teman-teman saya, kami saling mengasihi dan mendukung. I love you guys, i wish you find out youre success and happiness.

my team, my family
last day

8. Saya di terima training di salah satu perusahaan IT di Jogja, Umbulharjo.Untuk nantinya di tempatkan di Semarang, namun di awal saya dinyatakan keterima disana tentu saja saya senang, karena berawal dari saran Kris (yang juga melamar disana ) dari keisengan itu saya di nyatakan ketrima sebagai karyawan training, tentu saja saya senang, tapi kesan saya pertama kali tentu terhadap HRD, kenapa? karena mereka membuka lowongan, mengundang saya interview, dan menerima saya . Mereka tidak mempersiapkan diri dengan baik, karena saya diminta untuk menunggu untuk waktu yang entah sampai kapan hanya untuk mencari tempat tinggal di sekitar kos. Akhirnya saya juga ikut mencari-cari dengan harapan bisa lebih cepat.. dan benar saja, beberapa hari kemudian saya dikabari untuk berangkat ke Jogja. setelah saya menunggu kurang lebih 2 minggu. Saya dicarikan kos, dengan jumlah kamar kost 25 dan isinya mahasiswi semua, setiap malam berisik sekali, saya kurang bisa ber-istirahat, dan dari kantor bertanya apakah kost nyaman? saya bilang tidak! Disamping saya tidak bisa beristirahat, saya juga ditagih uang kost.. nah loh... saya tidak paham bagaimana cara mereka bernegosiasi, tapi saya bertanya dengan anak kost lain di situ bahwa peraturan pembayarannya 3bulan di awal harus lunas. Ternyata kamar untuk saya baru dibayar selama 1 bulan, dan terlebih saya tidak nyaman disana,maka saya akan dipindahkan ke kos belakang kantor (nunggu teman saya yang juga training pulang ke Semarang) selama itu Tum si penjaga kost, jika melihat saya bagaikan melihat mangsa siap diterkam. Saya sudah sampaikan ke HRD mengenai penagihan tersebut namun, tak ada act yang nyata dari mereka untuk bertemu si Tum. Bahkan si Tum meminta uang 50rb jika saya hanya menempati kost selama satu bulan. Dari HRD hanya menjanjikan akan menemui Tum , "besok saya kesana untuk bicara dengan Tum" well... it was NATO. saya rasa mungkin HRD itu takut di mangsa Tum haha. Selama training, materi yang saya terima cukup familiar dan tidak ada kendala yang berarti, bahkan saya rasa pemberian materinya lelet (bukan dari trainernya). Pada tanggal 2 April lalu, saya di chat oleh HRD untuk menandatangani kontrak kerja, sebelumnya saya baca dahulu. Disitu ada beberapa yang tidak sesuai :
a. Jam kerja tidak sesuai penawaran di awal
di awal, saya menjalani proses interview sebanyak 3x (2x dengan HRD itu, 1x dengan GMnya) disitu saya ditawari jam kerja senin-jumat jam 08.00-17.00, itulah pertimbangan utama saya kenapa saya mau mengambil tawaran kerja ini. Dan dikontrak dinyatakan senin-sabtu jam 08.00-16.00 dan sabtu jam 08.00-13.00. Kedua orang yang mewawancarai saya, menyatakan hal yang sama.
b. Jobdesk tidak tertera di kontrak yang harus saya tanda tangani
salah satu alasan kenapa saya keluar dari pekerjaan saya sebelumnya adalah masalah kontrak kerja, dalam kontrak kerja seharusnya dicantumkan kewajiban saya secara detil. Nah dalam kontrak kerja ini tidak ada sama sekali jobdesk yang harus saya jalani, hanya tertera 2 point (sebagai cs dan pihak 1, direkturnya berhak merubah/menambahkan jobdesk) wah,, menurut saya ini sebuah kesalahan. Setelah di konfirmasi ke HRD itu, dia bilang jobdesk ada di hardcopy. WTF?! saya tanda tangan tanpa jobdesk, bisa-bisa saya serabutan dong yah,,hehe. Padahal GM-nya waktu itu bilang : "wah.. ya gabisa gitu ya? bekerja harus punya kontrak kerja yg jelas. Biar jelas" hahah lucu sekali kejadian itu.
Kerena saya menolak tanda tangan, HRD bilang mau di rundungkan bersama dengan GM soal kontrak kerja, padahal kata teman saya GM nya sedang keluar entah kemana, lalu bagimana cara HRD itu beruding? ooh mungkin mereka chatting atau telpon-telponan kali ya. hahah. Selepas jam makan siang, HRD itu chatting saya, dan bilang bahwa mereka sudah berunding ( okay..) Dia bilang, jadi hanya berhenti sampai training ya? Berarti dengan kata lain, mereka tidak menepati penawaran di awal, dengan alasan ini kebijakan baru yang juga diterapkan untuk teman saya yang sudah dipulangkan ke Semarang, wow... kenapa saya baru dikabari sekarang ya? kenapa tidak waktu penerapan kemarin ke teman saya. hohoho.. Saya minta bertemu untuk bicara dengan HRD itu, tapi dia bilang "saya sedang nyambi bikin kontrak" ooh, kontraknya itu harus dibikin ya? bukan tinggal copas ternyata n tinggal bubuhin nama yang mau dikontrak. Saya rasa sebagai HRD itu tugas utamanya ya untuk jembatan komunikasi dengan karyawan yang sedang ada masalah kerjaan, tapi dia lebih memilih sembunyi dibalik mejanya yang ber-AC daripada menangani urusan beginian,  tidak bisa menemui saya, dan mungkin membantu saya mengatasi Tum beberapa waktu lalu. Akhirnya saya juga memilih jalan yang salah untuk mengajak bicara HRD satunya (saya tidak tega menceritakan pembicaraan saya disini hahah) ya cukup ingat kata teman-teman soal HRD yang satu ini, dan mereka benar. Setelah itu, HRD yang sebelumnya sempat chat saya lho, ingin tau banget soal apa aja yang saya bicarakan dengan HRD yang kedua. ahahaha.. mau ditulis di kontrak kali ya? ga penting banget.. jawaban yang bikin saya kecewa, HRD itu bilang : saya tidak bisa berbuat apa-apa, ya antara kecewa dan percuma juga saya chatting dengan manusia tipe begini, karena menurut saya tingkat pemahaman dia ini kurang kalo untuk diajak berbicara hal-hal serius. Mungkin dia tidak mau bertemu saya, selain membuat "kontrak" juga dia takut terlihat tidak pintar di depan saya. Ya menurut saya, kedua HRD ini tidak memiliki koordinasi yang baik, ya setahu saya..diperusahaan yang pernah saya bekerja sebelumnya, HRD itu punya jadwal setiap pagi untuk menyusun dan membagi tugas terlebih sosialisasi dengan karyawan. Nah ini... aneh banget, yang satu sodorin kontrak, satunya kagak ngarti ada ape... wohohoho. Kayaknya saya lebih cocok jadi HRD daripada mereka wkwk. Menurut saya ada sebuah permainan di dalam manajerial perusahaan tersebut, entah siapa pelakunya beberapa kebijakan cerdik yang mungkin bisa kalian contoh jika tertarik membuka cabang perusahaan. Mungkin karena ini pula Kris tidak masuk kriteria, ya mungkin mereka tidak bisa mengabulkan upah yang diminta Kris, standart di Semarang, tinggi disana. Itu sebabnya mungkin "anak-anak mahal" harus stay disana, biar kerja maksimal upah minimal. Saya memutuskan untuk tidak mengambil tawaran kerja tersebut dan pulang dengan sukacita ke Semarang. Menurut saya, sesuatu yang di awali dengan ketidak sesuaian akan berakhir buruk, Tuhan masih sangat memelihara saya, Dia menyayangi saya, dan saya  mencintai Dia. Sepulangnya saya, berkat Tuhan mengalir untuk saya. Meninggalkan yang buruk, untuk yang baik.

Hikmah :
- Saya bisa belajar dua tingkat ke atas berkat "ketidak pintaran" mereka
- Saya bisa mengenal kota Yogyakarta, bahkan kampung bule disana haha
- Memiliki teman-teman baru
- Sedikit ilmu, kinerja dan kwalitas perusahaan.
- LDR yang cukup menjadi pembelajaran, dan ini sangat bermanfaat untuk proses pendewasaan.

9. New special purpose from Kris, seekor kucing tubby jantan yang manja dan kalem.. waah persis sama Kris heheh. Namanya Ahok, Kris menepati janjinya. Ahok menjadi penghiburan dikala lelah bekerja, heheh tingkahnya yang lucu dan pintar, dia suka di ajak ke taman, suka membawa mangkuk minumnya kemanapun ia suka dengan kakinya yang besar.

walking around park

his legs so big
Tuhan, terimakasih atas segala perjalanan, berkat dan kesempatan yang telah Kau berikan bagiku. Semoga perjalanan berikutnya, Kau iringi selalu langkah-langkah saya. Tebarkanlah kasih-Mu, jadikanlah saya sebagai orang yang penuh rahmat dan kasih. Semoga saya bisa menjadi orang yang lebih berguna bagi orang-orang disekitar saya. Amin

Komentar

  1. woww....
    Kereeennn... Awesomeee pokoknyaaa
    Ini baru "street" learning of life

    memang kesasar adalah pembelajaran paling OKE

    keep fighting :D

    BalasHapus
  2. im fighting... long time no see bro...
    kamu belum masuk kisah ya?
    ada loh hhaha,,, segera di proses

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Namanya juga hidup, Tuhan yang nentuin, saya yang jalanin, kamu yang ngomentarin

Pernah dengar dengan ungkapan "be your sefl" ? Sering kali saya mendengar ungkapan itu yang artinya adalah jadilah diri sendiri . Terkesan mudah diucapkan dan mungkin sepele. Ketika ada seseorang memotivasi dirimu dengan kata-kata itu seringkali ketika kita melakukan hal-hal diluar kebiasaan kita atau mengikuti kata orang lain. Pokoknya tidak sesuai dengan hati kita. Saya ingin membagikan beberapa perjalanan hidup mengenai sikap "jadi diri sendiri" saya. Pada dasarnya saya tidak suka dengan kepura-puraan. Bahkan dengan sikap yang saya miliki ini, saya di anggap orang gemblung ( sejenis bodoh dibarengi dengan tindakan yang tidak biasa). Sesuatu yang berpura-pura saya anggap adalah sebuah sikap mencari aman dengan mengikuti hal-hal disekitar yg tidak sesuai, jadi terkesan memaksakan diri, metode merugikan diri sendiri terlebih orang lain, jika saya merugikan orang lain maka.. itu berarti saya adalah berhutang.. when I owe something , then I ...

Fina

Always Listening, Always Understanding... slogan dewa yang benar-benar sulit di amalkan, kebanyakan manusia ingin selalu di dengar, dipahami dan dituruti apa maunya.. namun mereka lupa cara mendengarkan, memahami dan menuruti. Jika saja satu sama lain dapat secara bergantian, maka mungkin saling menjatuhkan, saling membenci, saling mendendam dan lain sebagainya tidak ada lagi. Dalam hal pertemanan mungkin hal semacam ini tidak begitu ditonjolkan, namun lain halnya dengan persahabatan. Persahabatan akan lebih sensitif, karena dapat menimbulkan kecemburuan (nah kan.. bukan hanya dalam percintaan saja kecemburuan bisa timbul) Dalam frase ini, saya tak pernah benar-benar memiliki sahabat yang all out memegang kartu saya kecuali ya Kristian, saya punya banyak sekali teman tapi tidak untuk sahabat. Akhir-akhir ini saya sedang dekat dengan seseorang gadis ala Korea (she's loved all about Korean) sebenarnya dia adalah teman kuliah Kris, namun karena frekuensi kami pergi ...

Rindu Ambarawa, Gua Maria Kerep Ambarawa (Keajaiban Doa)

Pengalaman Religi Doa Malam Banyak sekali kesempatan saya berkunjung ke Gua Maria Kerep Ambarawa, bahkan acara malam minggu pun saya pergi kesana menemani Kris.Jarak antara rumah dengan Gua Maria Kerep Ambarawa, bisa saja ditempuh sekitar 30-40menit  jika jalanan lengang, namun perjalanan terakhir saya kemarin (lupa tanggalnya) ditempuh dalam waktu 1 jam lama sekalii karena ada perbaikan jalan di Bawen. Macetnya luar biasaaahhh. Gua Maria Kerep Ambarawa, baru mulai saya kunjungi pada akhir tahun 2013 lalu bersama Kris. Ketika kunjungan pertama saya ini, awalnya tidak sengaja karena awalnya saya jalan-jalan ke Rawa Pening lalu karena agak kecewa di tempat ini saya bingung di lokasi ini menyajikan taman (menurut saya) tapi tidak ter urus. Kemudian kami menuju Gua Maria Ambarawa, sesampainya disana, terpampang tulisan PER MARIAM AD JESUM di pintu masuk menuju Gua Maria, merupaka sebuah bahasa latin yang berarti OLEH MARIA KEPADA YESUS . Tapi saya memotretnya dari dalam ...